Another Story.. :)

little footnote from my life..

Penyebab dan Obat untuk Mata Ikan/Clavus (bagian 1)

mata ikan di jempol kaki

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Coba periksa kaki dan lihat apakah ada benjolan seperti gambar di atas?

Jika ya, maka kemungkinan itu adalah mata ikan/clavus.

Ada yang terasa nyeri, ada yang tidak.

Ada yang bentuknya masuk ke dalam ada yang menonjol.

Dalam kasus saya, mata ikannya tidak nyeri dan menonjol keluar.

Menurut saya mengapa tidak sakit sepertinya karena

posisinya yang memang tidak langsung tertekan saat saya berjalan.

Pastinya saya menyarankan, jika benjolan ini muncul pertama-tama

temuilah dokter. Dokter umum saja cukup.

Nanti biar dokter tersebut yang merujuk apakah perlu

penanganan yang lebih serius atau tidak DAN

apakah benar benjolan tersebut adalah mata ikan atau bukan.

Pengalaman saya, saya pergi ke dokter umum menggunakan

fasilitas kesehatan dari kampus. ( cukup 10 ribu saja. :D )

 

Pertama-tama saya bingung apakah sebenarnya benjolan ini?

Ternyata.. dokter dan perawatnya mengatakan itu adalah mata ikan.

Lalu saya menanyakan bagaimanakah pengobatannya?

Ada dua yang langsung disebutkan, yaitu:

  1. Menggunakan obat callusol
  2. Dibakar dengan teknik cauter

Akan tetapi, keduanya lebih menyarankan opsi nomor dua,

yaitu dibakar dengan teknik cauter.

Sebenarnya saya ingin mengobati mata ikan ini secepatnya.

Namun, apa daya.. mereka mengatakan bahwa ukurannya masih

terlalu kecil untuk diangkat. Terlebih lagi,

saya tidak memiliki keluhan seperti rasa nyeri atau sakit jika ditekan,

mungkin karena ukurannya masih kecil. Akhirnya saya hanya disarankan untuk :

  1. Menjaga kebersihan kaki
  2. Menjaga supaya kaki tidak lembab
  3. Mencuci kaki setiap habis bepergian
  4. Kembali lagi jika mata ikannya sudah membesar dan terasa nyeri dan mengganggu untuk kemudian diangkat

PENGOBATAN

Sepulangnya dari dokter saya berpikir,

apakah tidak ada pengobatan alternatif selain diangkat

dengan pembedahan ataupun dengan cara cauter?

Mencoba mencari informasi dan akhirnya saya menemukan

beberapa cara pengobatan mata ikan, yaitu:

1. Ditempel dengan callusol/collomack/gehwol

Opsi ini mungkin adalah opsi yang paling aman

karena obat-obatan tersebut adalah obat resmi dari farmasi.

Callusol dan gehwol bisa ditemukan dengan mudah,

namun colomack tidak. Ada yang mengatakan bahwa colomack sudah

dihentikan produksinya.

Sebagai informasi tambahan, callusol memiliki harga pada

kisaran 25-30 ribu rupiah sedangkan gehwol di atas 100 ribu rupiah.

(Pengobatan dengan callusol bisa di lihat di sini)

 

2. Menggunakan plester mata ikan (obat cina)

Dari hasil pencarian, obat ini adalah yang paling berhasil menyembuhkan mata ikan.

Bisa ditemukan di toko-toko obat cina di kota Anda. Namun, cukup sulit menemukannya.

Saya sendiri akhirnya mendapatkannya dari toko on-line.

Sebenarnya karena malas berputar-putar untuk mencari. xD

Harganya berkisar dari 5 ribu – 9 ribu rupiah.

Dari informasi yang saya dapatkan,

di Bandung Anda bisa menemukan obat ini di jajaran toko

obat cina dekat daerah pasar baru, seperti toko Pandu.

( pengobatan dengan plester mata ikan bisa dilihat di sini)

 

3. Menggunakan obat tradisional, kapur sirih dan sabun colek (?)

Entahlah saya bingung harus berkomentar apa untuk ini?

Sebenarnya cara ini mungkin berhasil,

karena ada rasa panas yang ditimbulkan dan akhirnya membuat

mata ikan kering. Akan tetapi, saya tidak memiliki niat

untuk mencoba opsi ini. Rasanya terlalu menyeramkan.

 

4. Diangkat dengan pembedahan/cauter

Nah.. cara ini adalah salah satu cara yang diyakini

paling ampuh untuk mengangkat mata ikan.

Dengan syarat akar mata ikan harus tercabut seluruhnya.

Banyak kisah yang mengatakan bahwa setelah dibedah

mata ikan kembali lagi. Pada kasus tersebut,

mungkin akar mata ikan belum terambil seluruhnya.

 

Untuk pengangkatan ini saya sangat sangat sangat

menyarankan Anda untuk melakukannya di rumah sakit/klinik.

Jika ingin melakukan sendiri, carilah teman atau kerabat atau

kenalan yang memang dokter yang mengerti tata caranya.

Mengapa? menurut saya lebih ke alasan kesehatan

dan kebersihan peralatan. Jika dilakukan sendiri

dengan cutter, gutting kuku, atau sejenisnya

saya khawatir masalah kebersihannya.

Jangan-jangan dapat menyebabkan infeksi.

 

Dari kunjungan saya ke dokter umum,

dokter tersebut mengatakan bahwa mata ikan saya bisa

ditangani dengan cauter bersama dokter tersebut.

Jadi saya rasa untuk pengangkatan tidak perlu ke dokter spesialis bedah/kulit.

Mungkin karena kasus saya bukan kasus yang berat.

Namun, setiap orang berbeda.

Oleh karena itu, pergilah ke dokter umum terlebih dahulu.

 

PENYEBAB

Kalau ditanya dari penyebabnya,

ada yang mengatakan karena menggunakan sepatu yang terlalu sempit.

Namun, apakah benar?

Karena ada beberapa kasus di mana mata ikan tumbuh di tangan.

Apakah kita menggunakan sejenis sepatu di tangan? 0.O

Dari hasil pencarian ternyata mata ikan atau clavus

disebabkan oleh virus.

Bagi saya pribadi ini lebih menjelaskan,

karena mata ikan bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh.

Seperti virus biasanya, kita akan terpapar saat tubuh sedang melemah.

Memang benar pada kasus saya, di saat yang sama

saya memiliki keluhan batuk dan flu.

 

Alasan lain seperti tekanan pada kaki yang berlebih

mungkin benar juga untuk mata ikan yang berada di kaki.

Untuk masalah kebersihan juga harus diperhatikan.

Kelembaban yang tinggi dan lingkungan yang kotor

adalah tempat yang baik bagi penyakit untuk berkembang.

Oleh karena itu, sesuai saran dari dokter saya

jaga kebersihan kaki dan tingkat kelembabannya.

 

saat ini saya sedang mencoba pengobatan

dengan menggunakan callusol dan plester mata ikan.

Mata ikan yang agak besar saya akan coba dengan plester mata ikan,

yang lebih kecil saya coba dengan callusol.

Semoga kedua cara ini cukup berhasil.

I’ll keep you posted!

Cheers! ;)

About these ads

4 comments on “Penyebab dan Obat untuk Mata Ikan/Clavus (bagian 1)

  1. Pingback: Obat mata ikan/clavus : Cara Pemakaian Callusol (bagian 2) « Another Story.. :)

  2. Pingback: Obat mata ikan/clavus : Cara Pemakaian Plester Mata Ikan Obat Cina (Bagian 3) « Another Story.. :)

  3. suhe
    August 28, 2012

    menggunakan callusol gax berhasil nyembuhin gan ,maunya mah d bedah aja ke dokter tp takut gan , gimna ?

    • trianamustika
      September 4, 2012

      Hmm..dari pengamalan pribadi menggunakan callusol
      memang lebih lama terlihat hasilnya dibandingkan dengan menggunakan
      plester obat cina.
      Wajar sebenarnya karena kandungan yang dimiliki plester lebih tinggi dibandingkan
      dengan callusol sehingga hasilnya lebih cepat terlihat.
      Kalau sudah besar, sangat mengganggu, dan sakit sebaiknya diangkat melalui pembedahan
      atau dengan cauter.
      Ingin menyarankan yang lain, tapi saya juga belum pernah coba.
      Menggunakan plester dan callusol bagi cukup efektif.
      Saat ini mata ikan saya sudah hilang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 16, 2012 by in Health&Beauty and tagged , , , , , , , , , , , .
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: