Saya memiliki kebiasaan, saat saya menyukai karangan seseorang
maka saya akan membeli buku-buku karya pengarang tersebut
tanpa memperhatikan isi bukunya.
Salah satunya adalah buku-buku karangan Habiburrahman El Shirazy.
beberapa buku yang sudah saya baca antara lain :
Awalnya ketertarikan saya atas buku-buku beliau dipicu
oleh meledaknya karya ayat-ayat cinta di pasaran.
Buku tersebut bahkan akhirnya diangkat ke layar lebar.
Saya menyukai cerita di dalam ayat-ayat cinta,
menurut saya ceritanya sangat menyentuh. ;’)
Selain ayat-ayat cinta Habiburrahman juga memiliki
berbagai karya lainnya (beberapa sudah saya sebutkan).
Secara umum, karangan Beliau menceritakan tentang
perjuangan hidup dengan cara-cara yang Islami.
Salah satu hal yang ditekankan adalah mengenai bagaimana
mencari dan mendapatkan pasangan hidup.
Melalui novelnya, menurut saya Habiburrahman sukses mempopulerkan
kembali konsep ta’aruf, mengenai bagaimana seharusnya
proses mencari pasangan hidup dalam ajaran agama Islam.
Inspiratif.. oops ;D
Mungkin itu pula yang mendasari penggunaan kata Cinta
pada judul buku. Namun, jangan salah. Cinta yang dimaksud
pada buku-buku tersebut bukan hanya mengenai cinta antar manusia,
tetapi juga kecintaan manusia terhadap Tuhannya.
Dari seluruh karangan yang sudah saya baca,
buku favorit saya tetap ayat-ayat cinta dan dwilogi ketika cinta bertasbih.
Ceritanya sungguh mengharukan.
Untuk buku lainnya (no.3-5) entah mengapa mulai terasa biasa saja.
Apakah karena inti cerita yang mirip sehingga terkesan diulang?
Terutama untuk buku bumi cinta.
Saya merasa bagian penutup cerita sangat dipaksakan.
Ceritanya seperti dipaksa untuk selesai sebelum waktunya sehingga terasa aneh.
Berdasarkan pengalaman ini maka saya merekomendasikan Anda
untuk membaca karyanya terutama buku no.1-2 dan mungkin no.3.
Selain segi cerita yang menarik untuk diikuti,
kelebihan lain dari Habiburrahman adalah
tata bahasa yang halus, resmi, dan sopan, namun tetap mengena.
Saya terpukau dengan tata bahasa yang digunakan.
Hal tersebut adalah hal utama yang mendorong saya untuk
terus membeli karya-karya beliau tanpa melihat isinya.
Saya menyadari bahwa kebiasaan ini harus diubah.
Terlalu banyak buku yang menumpuk dan tidak pernah dibaca. >.<
Akan tetapi, melihat buku baru itu selalu menyenangkan.
Semoga saya bisa menyelesaikan buku-buku ini pada waktu yang tepat.
Mari membaca.
Cheers!
novel pertama yang saya miliki adalah ayat-ayat cinta. awalnya saya kurang suka dengan namanya membaca namun entah kenapa saat membaca novel karya Habiburahman tersebut tiba-tiba saja saya sangat suka membacanya. sekitar empat ratus halaman lebih saya habiskan hanya dalam beberapa hari saja dan beberapakalipun saya ulangi tetap tidak menjenuhkan. kata-katanya halus dan sangat resmi namun tak mengurangi keindahannya. dari ayat cinta saya kemudian membaca novel Habiburahman lainnya yaitu ketika cintabetasbih 1 dan dua. dari delpan ratus halaman lebih saya bisa menghabiskannya hanya dlam tiga hari, sebab setiap babnya membuat saya penasaran dan tak ingin berhenti membaca. dan saat ini saya sedang mencari novel terbaru ang abik selain bumi cinta dan cinta suci Zahrana. menurt saya kang Abik adlah penulis yang patut diperhitungkan, bukan hanya diidonesia namun asia.